CEPAT & AKURAT

Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH)

Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH) #1
Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH) #2 Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH) #2 Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH) #4

Jump to: Play - Descripton - Download - Links

Play Audio Preview:

Download Here:

Download as MP3Download as MP4

Disclaimer:

This content may be protected by copyright law or other laws regarding intellectual property of the United States or other countries.
Downloading Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH) mp3 on this site is just for review purpose. If you love the song, please support the artists by buying the original CD/Cassette or buying the song from iTunes.

Description:

Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH)

Kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso balik digelar hari ini (18/8) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kali ini, saksi yang dihadirkan di persidangan adalah Natalia Widiasih Raharjanti, psikiater forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Natalia memeriksa kejiwaan Jessica pada pada 11-16 Februari 2016, lebih dari sebulan sejak Mirna tewas pada 6 Januari, dengan menerapkan sejumlah metode. Namun, penggunaan alat deteksi kebohongan bukan salah satu di antaranya.

"Lie detector hanya mendeteksi perubahan suhu tubuh, respons tubuh. Kalau seseorang disuruh jawab pertanyaan ada perubahan positif atau negatif itu tetap harus diverifikasi. Apakah perubahan ini karena takut atau karena dia bohong, itu kita enggak bisa bedain hanya dengan positif negatif," ujarnya sambil menambahkan bahwa orang yang sangat tenang dapat lolos tes tersebut karena "bisa membuat emosinya tertata baik.''

Menurut penuturan Natalia kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), selain berpembawaan tenang, Jessica menunjukkan kewaspadaan ketika berbicara mengenai Mirna.

"Jessica sangat berhati-hati," kata Natalia di depan majelis hakim seperti dikutip Republika. Menurutnya, sang terdakwa hanya mau bercerita tentang runutan peristiwa yang berujung kematian Mirna "setelah kuasa hukumnya bilang OK.''

Selain mengetengahkan informasi mengenai natur Jessica, ahli penyakit jiwa itu pula menggarisbawahi kondisi Mirna yang tidak lagi baik-baik saja setelah bermasalah dengan mantan kekasihnya, Patrick.

"Jessica baik-baik saja selama 2007-2008. Semua permasalahan muncul November sampai Desember 2015. Saat itu banyak hal yang bikin dia enggak nyaman," ujarnya dilansir Kompas.

Dalam hemat Natalia, kondisi Jessica--berdasarkan wawancaranya dengan rekan-rekan terdakwa di Australia--stabil jika berada di tengah orang-orang yang membuatnya nyaman, seperti misalnya rekan kerjanya. Namun, Natalia mengatakan emosi Jessica akan melonjak ketika dihadapkan dengan ihwal yang berkenaan dengan Patrick.

"Kami melihat pada figur Patrick, pacar, terlihat situasi hubungan tidak baik, terjadi peningkatan eskalasi emosi," kata Natalia. Menurutnya juga, semua kolega memandang Jessica sebagai "tipe orang yang baik.'' Tapi, para rekan kerja itu "kaget saat ada kemarahan (pada Jessica), masuk rumah sakit, dan mengira ada hubungannya sama putus pacarnya," ujar Natalia.

Natalia sempat mengungkapkan bahwa Jessica pernah mengaku "punya dua orang pacar" saat masih remaja.

Khalayak persidangan juga mendapatkan informasi dari Natalia mengenai sejumlah inkonsistensi dari Jessica dalam memberikan keterangan. Berikut beberapa ketidaserasian itu seperti ditulis Detik:

1. Saat Mirna kejang-kejang, Jessica mengatakan turut menggoyang-goyangkan Mirna. Tapi, tidak terlihat di kamera pengawas milik restoran Olivier.

2. Jessica menyatakan tidak datang ke rumah duka pada tanggal 7-8 Januari karena sakit, sehingga baru bisa datang pada 9 Januari. Dalam data elektronik di WhatsApp (WA), kealpaan terjadi karena ia demam menyusul asma yang kambuh.

"Ini inkonsisten karena beliau menyatakan bahwa asmanya tidak pernah kambuh lagi. Itu tulisan tangan. Waktu wawancara juga tidak ada seperti itu. Juga tidak ada riwayat rawat inap. Sedangkan dalam transkip WA ke Hani, dinyatakan bahwa ada inkonsistensi, itu saja," ujar Natalia.

3. Sejak tanggal 7 Januari Jessica mempersepsikan Hani mungkin dilarang keluarga Mirna untuk tidak menghubungi dirinya, jadi tidak membalas WA. Namun ini tidak sesuai dengan pernyataan Hani, bahwa Hani masih menghubungi Jessica, tapi justru Jessica tidak membalas pesan WA Hani. Tanggal 8 Januari Hani masih menghubungi Jessica.

4. Jessica mengatakan tidak pernah mengalami permasalahan psikologis, bahkan saat putus dengan pacarnya. Saat diwawancara pun, ia bilang tidak pernah sampai masuk rumah sakit. Ini tidak sesuai dengan informasi dari atasan, rekan kerja, maupun BAP yang merekam bahwa Jessica dirawat 3 kali karena dipicu permasalahan dengan mantan pacar.

5. Jessica menyatakan lebih sering melihat sisi baik dari seseorang. Ini keterangannya juga berbeda dari BAP rekan kerjanya di Australia.

"Kita juga lihat bahwa dalam kondisi dia dalam tekanan, dia bisa melihat orang justru sisi negatifnya, misal kesal sama kakaknya karena tidak dibela, dimarahi ayah. Bahwa pada saat itu dia tidak mendapat dukungan yang baik dari keluarganya. Padahal sebelumnya dia mengatakan hubungannya dekat," ujar Natalia.

Watch video on Youtube: Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH)
Search another results: Berita 19 Agustus 2016 - AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH)


Tags: AKHIRNYA Jessica DIHUKUM Mati Terbukti Bunuh Mirna Dengan Sianida (HEBOH), Berita 19 Agustus 2016, Identitas Terduga Penabur Sianida Terungkap di Sidang Jessica, JPU 'Pelit' Informasi, Pengacara Jessica Protes ke PN Jakpus, Psikiater: Jessica Wongso Bermasalah Akhir 2015, Patrick Pacar Jessica Wongso Ternyata Pernah Lapor ke Polisi, Sidang Jessica, Hakim Tolak 2 Saksi Ahli dari JPU, Jessica mengaku tak punya masalah dengan Mirna